Sunday, December 6, 2015

Pilkada Serentak: Mencari Pemimpin Ideal

Inilah Pertama kalinya Pilkada Serentak di Indonesia 9 Desember 2015, Pilkada serentak di 8 propinsi 222 kabupaten dan 34 kota, Pilkada mencari pemimpin ideal
Pilkada Serentak 9 Des 2015
Hari Rabu tanggal 9 Desember 2015 merupakan sejarah baru dalam kehidupan perpolitikan rakyat Indonesia dalam rangka untuk memilih Pemimpin (Gubernur, Bupati dan Walikota) mereka di masing-masing daerah Propinsi, Kabupaten dan Kotamadya secara langsung dan serentak di seluruh wilayah Republik Indonesia. Pilkada serentak ini dilakukan di 8 Propinsi, 222 Kabupaten dan 34 Kota, yang diikuti oleh 100.461.890 jumlah pemilih yang terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 80.397.461 orang dan pemilih perempuan sebanyak 50.164.437 orang dan menelan biaya sebanyak 7,1 triliun rupiah. WOW dana yang fantastis besarnya kalau buat dibagi-bagi ke rakyat miskin ada berapa juta rakyat miskin yang bisa dikasih makan.

Tujuan Pilkada itu untuk mencari apa sih? Pilkada Serentak untuk mencari pemimpin yang ideal; yaitu pemimpin yang adil, jujur, berwibawa, arif, dan bijaksana. Mencari pemimpin yang bisa mengerti dan memimpin rakyatnya serta bisa  mensejahterakan kehidupan rakyatnya, bisa membangun peradaban kehidupan baru yang memberi rasa aman dan adil bagi seluruh rakyatnya yang dia pimpin. Masih adakah pemimpin yang ideal seperti itu dizaman sekarang yang semuanya bisa dibeli dengan uang? adakah kreteria pemimpin yang ideal itu? Apakah kita harus menunggu Ratu Adil yang akan datang? Ratu Adil cuma satu sedang Propinsi, Kabupaten dan Kota banyak. Pemilihan Presiden telah lewat sang Ratu Adil belum juga kita rasakan kehadirannya.

Dalam masyarakat jawa ada ilmu yang dapat dipelajari dan seseorang itu bila menguasai ilmu itu, maka dia bisa menjadi Pemimpin yang Ideal, menjadi Ratu Adil bagi rakyatnya. Ilmu itu namanya ILMU HASTA BRATA. Dalam Jawa Kuno, Hasta Brata dapat diartikan menjadi; Hasta berarti delapan dan Brata berarti laku atau jalan spiritual. Sehingga Hasta Brata dapat diartikan delapan jalan yang harus dikuasai seseorang untuk menjalankan tampuk kepemimpinan. Kedelapan jalan tersebut meliputi delapan karakter unsur alam yaitu : bumi, langit, angin, samudera, rembulan, matahari, api, dan bintang. Konon, bila seorang pemimpin telah memiliki 8 karakter unsur ini maka ia menjadi pemimpin yang adil, jujur, berwibawa, arif, dan bijaksana.

Mau tahu  5 misteri seputar ilmu Hasta Brata ??? Klik disini

Gambar: nasional.harianterbit.com