Friday, June 27, 2014

15 RAHASIA RITUAL PUASA ORANG JAWA
Inilah 15 Rahasia Puasa Orang Jawa, Mau Sakti? inilah rahasianya, Macam-macam puasa orang jawa
Laku tirakat puasa
Sebentar lagi bulan Ramadhan tiba, bagi umat Islam selama bulan Ramadhan diwajibkan puasa tidak makan dan minum dan dari segala yang membatalkan puasa mulai waktu imsak (terbit fajar) sampai terbenamnya matahari atau magrib selama satu bulan penuh.
 Menurut pandangan spiritual metafisik, puasa punya efek yang sangat baik dan besar terhadap kesehatan tubuh dan pikiran. Karena dengan puasa dapat menahan nafsu dari berbagai syahwat, sehingga ia siap mencari sesuatu yang menjadi pusat kebahagiaannya, menerima sesuatu yang mensucikannya, yang di dalamnya terdapat kehidupan yang abadi, mematahkan permusuhan nafsu terhadap rasa lapar dan dahaga serta mengingatkan kita dengan orang-orang miskin yang menderita kelaparan setiap harinya; puasa dapat menyempitkan jalan setan pada diri manusia dengan menyempitkan jalan aliran makanan dan minuman yang masuk ketubuh manusia.
Bagi seseorang yang sudah terbiasa menjalankan puasa, seluruh racun, energi negartif dan mahluk eterik negative yang berdiam di dalam tubuh manusia akan keluar; sehingga tubuhnya bersih dan sehat. Bila tubuh seseorang itu bersih dan sehat, maka roh-roh suci pun akan datang padanya dan menyatu dengan dirinya. Dalam tradisi spiritual ala Kejawen, seorang penghayat kejawen sejati menjalankan ritual puasa didasarkan pada hitungan hari tertentu dalam kalender jawa. Ritual puasa tidak hanya dapat menaikan kekuatan dan kemampuan spiritual metafisik seseorang, tapi juga untuk memperkuat hubungan dengan saudara kembar gaibnya, yaitu sedulur papat lima pancer.
Puasa dalam tradisi Kejawen tidak dilakukan sendirian, melainkan dibimbing oleh hal-hal gaib (arwah leluhur dan roh-roh suci). Berikut adalah 15 rahasia ritual puasa yang biasa dilakoni para penghayat Kejawen:
1.  Puasa Mutih adalah Puasa dengan cara tidak diperbolehkan memakan apapun, kecuali nasi putih dan air putih.
2. Puasa Ngebleng adalah tidak boleh makan dan minum serta tidak melakukan aktivitas rutin harian  dan tidak keluar kamarnya selama seharian penuh (24 jam).
3. Puasa Pati Geni, seperti puasa ngebleng, tapi lebih ekstrim karena tidak boleh meninggalkan ruangan tanpa alasan apapun dan tidak boleh tidur sama sekali, biasanya dilakukan sehari semalam, tiga hari, tujuh hari atau lebih asal dengan keyakinan dan kesiapan fisik dalam menjalankannya.
4. Puasa Ngrowot adalah puasa yang dilakukan sejak subuh atau sejak jam 12 malam sampai terbenamnya matahari, waktu jam 12 malam atau waktu sahur hanya makan buah 1 jenis/macam buah tapi jumlahnya boleh lebih dari 1 dan air putih.
5. Puasa Ngalong adalah berpuasa orang yang melakukan puasa berposisi seperti kelelawar di atas pohon; kepala di bawah sementara kaki di atas. Hal yang harus diperhatikan kalau mau melakukan ritual ini adalah kekuatan fisik dan pengaturan nafas.
6. Puasa Ngasrep adalah puasa yang dilakukan hanya boleh makan dan minum yang tidak ada rasanya dan minumnya (air putih) hanya diperbolehkan tiga kali sehari.
7. Puasa Senin Kamis adalah seperti puasa biasa/puasa ramadhan hanya dilakukan tiap hari Senin dan hari Kamis.
8. Puasa Ngeluwang adalah ritual tapa dengan puasa. Cara menjalankan ritual Ngeluwang adalah dengan di kubur di suatu pekuburan atau tempat yang sangat sepi. Ritual Ngeluwang adalah ritual yang paling menakutkan, jangan sembarangan melakukan ritual ini karena pelakonnya akan melihat dan didatangi hal-hal mengerikan dan menakutkan seperti didatangi arwah gentayangan, jin dan makhluk halus lainnya; sehingga butuh keberanian dan nyali yang besar serta fisik yang prima untuk melakukannya.
9. Puasa Ngelowong adalah puasa yang lebih mudah aturannya hanya tdika makan dan tidak minum dalam jangka waktu tertentu dan boleh keluar rumah dalam waktu 24 jam boleh tidur hanya 3 jam.
10.  Puasa Nganyep adalah puasa yang dilakukan dari terbit fajar hingga magrib, tetapi makanannya harus tanpa rasa. Puasa nganyep hamper serupa dengan puasa mutih, bedanya puasa nganyep makanannya lebih beragam tapi tanpa rasa apapun.
11.  Puasa Ngidang adalah puasa hanya boleh makan daun-daunan dan air putih.
12.   Puasa Ngepel adalah puasa dengan hanya makan sekepel tangan nasi putih dalam satu hari.
13.   Puasa Tapa Jejeg adalah puasa yang tidak boleh duduk selama 12 jam.
14.   Puasa Lelono adalah berjalan kaki atau mengelilingi sesuatu sejak pukul 12 malam sampai pukul 3 dini hari.
15.   Puasa Wungon, puasa ini disebut puasa pamungkas, sebab dilakukan terakhir sebagai penutup; yaitu tidak makan dan tidak minum serta tidak tidur selama sehari penuh atau 24 jam.

Tujuan ritual puasa tersebut bermacam-macam ada yang untuk mendapatkan ilmu kedikdayaan/kesaktian, ilmu pengasihan, ilmu kanuragan, ilmu pengobatan, ilmu gaib dan lain-lain. Beberapa ritual puasa tersebut sudah penulis lakoni/lakukan. Ada beberapa ritual puasa tersebut yang tidak dapat dilakukan asal-asalan atau sembarangan, bila Anda ingin mendalami atau melakoni ritual tersebut sebaiknya didampingi oleh seorang guru yang mumpuni.

Tags: puasa, bulan puasa, puasa ramadhan, puasa romadhon, siam, laku puasa orang jawa, laku ritual puasa orang jawa, puasa kejawen, laku tirakat puasa, laku poso, macam-macam ritual puasa dan semedi, manfaat puasa, tata cara ritual puasa jawa, puasa mutih, tradisi puasa, jenis-jenis puasa kejawen, puasa islam kejawen, puasa kristen kejawen, puasa kristen protestan kejawen, puasa ramadhan 2014 
Continue reading

Tuesday, June 17, 2014


Arti tanda lahir bayi, Sifat-karakter dan watak manusia berdasar toh, Cara menghilangkan tompel
Toh/Tanda lahir di Pantat
5 Rahasia Sifat Manusia menurut letak Tanda Lahir/Toh.

Tanda lahir atau biasanya orang menyebut Toh atau Tompel adalah flek hitam bisa kecil bisa besar pada tubuh manusia yang biasanya berbentuk bulatan. Tanda lahir ini merupakan tanda pada seseorang yang sudah ada sejak lahir sampai dewasa masih ada. Tanda lahir ini tidak berbahaya dan menimbulkan masalah dikemudian hari. Namun orang Jawa percaya letak tanda lahir atau Toh itu berada dapat menunjukkan sifat atau karakter  orang tersebut.
1.       Toh terletak di pantat, namanya Surung; orang yang punya toh di pantat bisa tahan lama duduk tanpa merasa capek atau pegel.
2.       Jika Toh di pantat lebih dari satu disebut Basunya; orang yang punya toh seperti ini miskin dan sult kehidupannya.
3.       Toh yang terletak dilekukan pantat namanya Lumrang; biasanya orang yang punya toh ini  pandai dan suka menolong.
4.       Toh yang terletak di wajah disebut Wisadesti; anak yang mempunyai toh di wajah menyusahkan orang tuanya biasanya ayah dan ibunya tidak panjang usia.
5.       Toh yang terletak di bagian belakang tubuh dinamakan Brajadesti; orang yang punya toh seperti ini hidupnya miskin, panas hatinya (jika tumbuh rambut pada toh tersebut tidak membahayakan).
Tags: tanda bayi lahir, arti tanda bayi, arti toh, toh tanda lahir, sifat watak dan karakter manusia dari letak tohnya, sifat watak dan karakter manusia dari tanda lahirnya, cara menghilangkan toh tompel, arti toh dipantat, arti toh atau tanda lahir di tubuh bayi
Continue reading